17 February 2015

Tips Menghadapi Musim Dingin

Pixabay
by Yvonneh

Di Indonesia hanya terdapat dua musim yaitu musim panas dan musim hujan. Jadi ketika aku pindah ke Jepang yang terdiri dari 4 musim, tentu sangat excited terutama pengen merasakan musim dingin. Soalnya di musim dingin bakal ada salju dan bisa main salju seperti yang biasanya kulihat di televisi. Tapi ternyata menghadapi musim dingin tidak segampang itu.

Kalau di Indonesia kita biasa hidup dengan suhu sekitar 20 derajat sampai 35 derajat, lalu tiba-tiba harus membiasakan diri dengan suhu sekitar 0 derajat (bahkan kadang-kadang minus) sampai 15 derajat. Musim dingin pertamaku memang benar-benar berat, apalagi biasanya memang tidak tahan dan alergi dingin. Mulai dari batuk-batuk, tangan dan kaki bengkak, kulit kering sampai berdarah, wah benar-benar tersiksa. Hilang sudah deh perasaan excited tadi.

Dan tahun ini adalah musim dingin keduaku, tentunya sudah belajar dari tahun sebelumnya, aku sudah tahu apa-apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi musim dingin tahun ini. Ini berdasarkan pengalamanku lho ya, karena setiap orang punya kondisi dan ketahanan fisik yang berbeda-beda. 

Baju hangat
Setiap memasuki musim dingin, di sini pasti banyak dijual baju dalaman tapi yang berfungsi untuk menghangatkan badan. Memang kainnya tipis seperti kain dalaman pada umumnya tapi lumayan menghangatkan. Aku biasanya pakai tiga lapis baju, baju hangat, baju biasa, lalu pakai sweater. Bahkan ketika suhu mencapai minus bisa ditambah jaket pula.

Jaket tebal
Kalau mau keluar rumah gunakan jaket yang tebal, atau kalau jaketnya tidak terlalu tebal bisa di dobel. Apalagi jika ada angin kencang, pasti tambah dingin.

Kaos kaki
Walaupun di rumah, aku selalu memakai kaos kaki yang tebal. Rumah tempatku tinggal menggunakan lantai kayu dan tatami (lantai seperti tikar khas Jepang), dan kalau musim dingin pasti terasa sangat dingin, terutama di lantai kayu.

Slipper
Biasanya aku gunakan di lantai kayu, karena walaupun sudah menggunakan kaos kaki, dinginnya masih tetap terasa, jadi pakai slipper bisa mengurangi rasa dingin.

Syal atau scarf tebal
Untuk melindungi leher dan bisa menghangatkan. Kalau keluar rumah selalu gunakan syal. Karena aku suka merajut, biasanya aku bikin sendiri syal untuk musim dingin hehehe. 

©indahprimadona

Sarung tangan
Tangan biasanya tidak tertutup dan menjadi dingin, gunakan sarung tangan agar selalu hangat dan kulit juga tidak kering.

Topi atau penutup telinga
Aku biasanya jarang pakai topi, mungkin karena sudah pakai jilbab jadi tidak terlalu terasa dingin. Tapi anakku kadang-kadang suka sakit telinganya kalau dingin, jadi biasanya dia pakai penutup telinga. Disini penutup telinga bentuknya lucu-lucu terutama yang buat perempuan. Penutup telingan bisa diganti dengan topi yang khusus untuk musim dingin, usahakan menutup sampai telinga.

Body lotion
Ketika musim dingin, kulit biasanya kering, dan kalau sudah kering aku pasti sering gatal-gatal. Dan biasanya gatalnya terasa ketika malam waktu mau tidur. Kan gak enak kalau mata sudah ngantuk tapi masih sibuk garuk-garuk. Makanya aku selalu pakai body lotion agar kulit tidak kering.

Cream tangan
Tangan sering digunakan untuk beraktivitas, kalau menggunakan sarung tangan suka gak nyaman rasanya. Jadi aku selalu sedia cream tangan di tas jadi ketika tangan sudah terasa kering bisa langsung dipake. Karena berdasarkan pengalamanku, kulit tangan kering gak enak banget, bahkan kadang-kadang sampai berdarah. Dulu juga pernah tanganku sampai bengkak, untuk menguranginya rendam tangan di dalam air hangat yang dicampur sedikit garam.

Pelembab bibir
Cuaca dingin bisa membuat bibir kering dan pecah-pecah, makanya aku selalu membawa pelembab bibir kemana-kemana.

Masker
Pada saat pergantian musim, biasanya banyak virus flu menyerang. Orang-orang disini biasanya selalu menggunakan masker saat beraktivitas, untuk menghindari terserang virus atau malah menyebarkan virus.

Vitamin
Saatnya mulai mengkonsumsi vitamin setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh, atau minum jus. Cuaca dingin membuat badan lebih mudah terserang penyakit, terutama anak-anak.

Minum air hangat
Untuk menghangatkan tubuh dan mencegah batuk-batuk, aku selalu sedia air hangat untuk minum. Biasanya di vending machine juga tersedia minuman hangat ketika musim dingin, tapi lebih baik kalau minum air putih hangat.

Wah jadi panjang banget ya tipsnya hehehe, semoga bermanfaat ya.



post signature

9 comments :

Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan, tidak mengandung SARA, dan tanpa link hidup
Terima kasih ^_^

  1. Gak panjang mak. Aku aja bacanya gak berasa. Tiba tiba udah selesai aja :D
    Wah saking dinginnya bisa sampi berdrh gitu ya mak? Harus ekstra hati hati. Jangan lepas dari lotion :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak..kemana-mana bawa lotion pokoknya
      makasih sudah mampir ya :)

      Delete
  2. jaket bulu saja mungkin masih kurang karena saya mempunyai asma mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah gitu ya mak...??? mungkin jaketnya harus didobel lagi

      Delete
  3. Bermanfaat sekali Mbak ^^ Aku jadi bisa bayangin deh tinggal di Jepang itu gimana kalo udah musim dingin hihihi *gara-gara nonton film Jepang juga sih :D
    Aku juga orangnya gak tahan dingin. Dulu waktu nyantri di Pacet, Mojokerto yang daerah pegunungan, aku selalu mandi pagi di atas jam 6 untuk menghindari kedinginan :D:D

    ReplyDelete
  4. Bermanfaat sekali Mbak ^^ Aku jadi bisa bayangin deh tinggal di Jepang itu gimana kalo udah musim dingin hihihi *gara-gara nonton film Jepang juga sih :D
    Aku juga orangnya gak tahan dingin. Dulu waktu nyantri di Pacet, Mojokerto yang daerah pegunungan, aku selalu mandi pagi di atas jam 6 untuk menghindari kedinginan :D:D

    ReplyDelete
  5. itu syalnya bikinan sendiri ya mbaak? mau mau mauuu, mau diajarin, hehehe :D

    ReplyDelete