10 March 2015

Medicine Book

Pernah gak ngalamin, lupa nama obat yang pernah diminum, dan sekarang lagi dihinggapi penyakit yang sama dan pengen beli obat yang dulu pernah diminum. Atau harus mengkoleksi bungkus obat, supaya nanti gampang nyarinya waktu mau beli lagi. Aku sering tuh gitu, tau-tau udah numpuk aja tuh sampah bungkus obat, padahal belum tentu juga bakal beli obat yang sama hehehe.



Nah kalau di Jepang, pertama kali kita menebus obat di apotek, akan ditanya sudah punya buku obat atau medicine book ini atau belum, kalau belum akan dikasih dan harus dibawa setiap kali kita beli obat di apotek. Jadi fungsi medicine book ini, sebagai arsip atau catatan obat-obat yang sudah pernah kita konsumsi. Praktis ya.

Isinya yaitu nama obat yang kita minum, dosisnya, waktu minumnya, misalnya pagi, siang, malam, sebelum atau sesudah makan, berapa tablet sekali makan. Selain itu disini ditulis juga fungsi obatnya, misalnya meredakan batuk, atau menambah darah. 


Dengan buku ini kita bisa tahu obat-obat yang sudah dikonsumsi apa saja, dan kalau kebetulan terserang penyakit yang sama, bisa tahu obat apa yang harus diminum. Tapi sepertinya buku ini khusus untuk obat yang ditebus di apotek sesuai resep dokter. Belum pernah coba beli obatnya aja tanpa resep dokter sih. Kalau obat yang dijual bebas di drug store tidak perlu menggunakan buku ini.


post signature


18 comments :

Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan, tidak mengandung SARA, dan tanpa link hidup
Terima kasih ^_^

  1. keren ya ada medicine book, membantu yg sering lupa

    ReplyDelete
  2. Buku obatnya bagus juga, bisa memudahkan dalam mengingat dan mengetahui obat apa yang harus di minum sesuai penyakit. Setidaknya dari buku itu, kita di ajarkan untuk menggunakan sesuatu sesuai pada peruntukkannya. Salah satu contohnya seperti yang di tuliskan di artikel ini.

    ReplyDelete
  3. oh, mbak dingal di jepang?

    wow menarik euy :)
    kadang saya kalo nonton film kartun suka bingung bedain, tulisan jepang, cina, or korea selatan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..kalo jepang sama cina tulisannya emang mirip, bahkan sama karena kanji jepang memang diambil dari kanji cina, tapi kalau tulisan jepang ada hiragana dan katakana, itu yang membedakan dengan kanji cina

      Delete
  4. Artikelmu ini bisa aku jadikan guideline penting mbak DOnna :)

    ReplyDelete
  5. ih asyik banget... bagus jg utk saya yg sering alergi sama beberapa obat, jd mudah menelusurinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, jadi tau mana yang sebaiknya gak diminum lagi :)

      Delete
  6. mantap juga tuh bukunya, banyak kegunaanya

    ReplyDelete
  7. Wah, ide bagus nih mbak, terutama bagi mereka yang terbilang sering mengkonsumsi obat, jadi lebih mudah kalau butuh data tentang obat :)

    ReplyDelete
  8. Wah bagus juga ya ada medicine book seperti itu. Jadi kepikiran buat sendiri di rumah, jadi tinggal buka bukunya klo lupa nama obat yang dulu dikonsumsi.

    ReplyDelete
  9. waah mbak dona, keren banget sih ini yaa.. jadi ada history nya kita minum obat apa aja :)

    ReplyDelete