02 July 2020

Memahami Teori Warna, perlu gak sih?

Memahami Teori Warna, perlu gak sih? Coba lihat lingkungan sekitar kita, atau kebun-kebun bunga, pegunungan dan lautan, pasti banyak warna yang bisa kita lihat kan. Bagaimana perpaduan warnanya? Bagus? Atau tidak? Menurut teman-teman, warna yang bagus itu seperti apa? Warna yang matching itu seperti apa?

Bagi penyuka fashion pasti sering kan memadukan warna pakaian agar penampilan terlihat menarik. Bagaimana cara memadukan warnanya? Dicoba satu-satu sampai ketemu yang cocok? Bagaimana para desainer logo menciptakan logo yang menarik dan mudah diingat? Semua itu mudah kalau kita sudah memahami teori warna.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: widewalls.ch

Warna primer, sekunder dan tersier

Pertama-tama kita perlu tahu dulu warna-warna utama, karena warna-warna inilah yang nantinya akan membentuk warna-warna lainnya.

Warna primer atau warna utama itu hanya terdiri dari 3 warna saja, yaitu merah, biru dan kuning.

Warna sekunder didapat dengan menggabungkan dua warna primer yang bersebelahan. Warna merah dan biru menjadi warna ungu, warna biru dan kuning menjadi hijau, warna kuning dan merah menjadi orange.

Warna tersier adalah warna yang didapat dengan menggabungkan dua warna yang bersebelahan. Warna merah dan ungu menjadi warna merah-ungu, dan begitu seterusnya. Penamaan warna menggunakan nama dua warna yang menciptakannya.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: color-meanings.com



Warna-warna ini biasanya dibuat skema yang berbentuk lingkaran dan dikenal dengan nama color wheel. Skema ini digunakan untuk mempermudah mencari warna jika ingin mencampurkan dua warna.

Jadi warna-warna yang ada itu didapat dari menggabungkan warna-warna primer. Ini bisa jadi panduan terutama untuk teman-teman yang suka melukis. Daripada mengeluarkan uang banyak untuk membeli cat dengan 12 warna, teman-teman cukup membeli warna primer saja, dan bisa mendapatkan banyak warna hanya dengan mencampur warna-warna tersebut.

Warna complementary, analogous dan triadic

Ada rumus-rumus tertentu dalam penggunaan warna-warna untuk menciptakan warna yang cocok dan menarik, jika salah memadukan warna, kita bisa mendapatkan warna yang kusam dan tidak menarik. Jadi tidak perlu mencoba satu persatu untuk memadukan warna, cukup pakai rumus ini dan teman-teman akan mendapatkan warna yang cantik.

Complementary, yaitu menggunakan dua warna yang berseberangan dalam color wheel. Rumus ini digunakan untuk menciptakan warna yang kontras dan menonjol. Jika ingin menonjolkan suatu objek, makan gunakan rumus ini.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Analogous, yaitu menggunakan tiga warna yang bersebelahan dalam color wheel. Setiap warna yang digunakan akan saling mendukung satu sama lain dan membuat objek menjadi lebih menarik.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Triadic, yaitu menggunakan tiga warna yang berjauhan dan membentuk segitiga dalam color wheel. Rumus ini membuat objek menjadi kontras tapi tetap menarik.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Sekarang teman-teman sudah bisa memilih dua atau tiga warna yang cocok dan saling mendukung, sudah bisa mix and match pakaian dong sekarang.

Warm colors dan Cool colors

Setiap warna itu memiliki kesan tersendiri jika digunakan. Ada warna yang memberi kesan hangat atau warm colors dan warna yang memberi kesan dingin atau cool colors. Jika kita lihat color wheel, kita bisa menarik garis tengah dan membagi warna menjadi dua bagian. Untuk warna merah, orange dan kuning termasuk kelompok warm colors, sedangkan warna ungu, biru dan hijau termasuk kelompok cool colors.

Warna-warna dalam kelompok warm colors memberi kesan hangat dan bersemangat. Jadi kalau ingin bersemangat dalam setiap kegiatan, cobalah menggunakan pakaian berwarna merah. 

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Warna-warna dalam kelompok cool colors memberi kesan dingin dan tenang. Coba lihat taman dengan banyak tanaman yang berwarna hijau, atau lautan lepas berwarna biru dipadu dengan birunya langit, pasti rasanya tenang dan damai kan. Makanya kalau orang pengen refreshing kadang-kadang pergi ke hutan, lalu lari ke pantai.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Hue, shade, tint dan tone

Pasti sering kan mendengar istilah-istilah ini. Apa sih perbedaannya?

Hue, yaitu warna asli dari tiap-tiap warna.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Shade, yaitu bila kita menambahkan warna hitam ke warna-warna asli tersebut, maka akan menghasilkan warna yang sama dengan versi yang lebih gelap.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Tint, yaitu bila kita menambahkan warna putih ke warna asli, akan menghasilkan warna yang lebih terang.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Tone, yaitu bila kita menambahkan warna abu-abu ke warna asli, warna yang dihasilkan berada di antara shade dan tint.

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna
sumber image: 99designs.com


Shade, tint dan tone ini digunakan jika ingin membuat gradasi warna dari warna gelap ke terang. Bisa juga digunakan jika ingin membuat karya yang bertema monochrome. Memilih satu warna dengan berbagai tingkat terang dan gelap.

Sekarang sudah paham kan tentang teori warna. Jadi tujuannya apa sih memahami teori warna ini? Teori warna sering dipakai oleh orang-orang yang bekerja di bidang advertising atau desainer bahkan seniman. Mereka benar-benar menerapkan teori warna ini ketika mendesain, baik itu logo, website, bahkan sebuah karya seni.

Kebetulan saya suka mewarnai, terutama coloring for adult, dan biasanya saya juga suka memperhatikan teori warna ini dalam memilih warna yang akan saya pakai, supaya hasilnya bisa maksimal.

Tapi kadang-kadang saya suka pusing kalau harus lihat color wheel dulu dalam memilih warna. Nah teman-teman bisa mencari inspirasi kombinasi warna yang menarik di Pinterest. Tinggal pilih mau warna apa. Lebih mudah kan.


Selain itu teman-teman juga bisa melihat referensi warna di lingkungan sendiri. Coba lihat bunga-bunga di taman, perpaduan warnanya cantik kan. Bisa dijadikan referensi. Alam memang sumber inspirasi yang tanpa batas.

Jadi menurut teman-teman, perlu gak sih belajar teori warna?

Pin me!

teori warna, memahami teori warna, color wheel, warm colors, cool colors, memahami tentang warna-warna, mengkombinasikan warna, bermain dengan warna


-           post signature

No comments :

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang sopan, tidak mengandung SARA, dan tanpa link hidup
Terima kasih ^_^